Rabu, 21 Desember 2016

Politik Kampus UAD


Syahrul Marbun: Politik di UAD begitu Dramatis dan Kontekstual Sosialis

15 Desember 2016 | Ahsan M. Ay
 

Kepala Bidang Hikmah IMM sekaligus pengamat politik UAD

UAD, IMMPOS- Kepala Bidang Hikmah IMM sekaligus sebagai pengamat dunia politik UAD Syahrul Marbun (20) menyatakan, politik di UAD begitu dramatis dan kontekstual sosialis.

Sebagian oknum menggunakan politik bukan untuk mencari teman belajar melainkan untuk mencari kekuasaan. Mahasiswa yang masih belajar tentang politik di UAD terperangkap dan menyalahgunakannya,” ujar Syahrul, Rabu (14/12).

Para Aktivis dari partai-partai mahasiswa eksis dalam perekrutan kader nya untuk menduduki kursi pemerintahan di UAD. Persaingan ini semakin terasa ketika menjelang Pemilwa.

Para Aktivis dan seluruh elemen UAD akan terus bergerak demi mensukseskan puncak pesta politik yang dimulai pada akhir bulan November hingga bulan Desember” ujar Syahrul, Rabu (14/12).

Diantaranya dengan cara membuat perkumpulan yang dihadiri oleh aktivis pergerakan mahasiswa dengan para pemain politik yang bergelut di pemilwa. Kemudia mereka bekerja sama” lanjut Kepala Bidang Hikmah IMM sekaligus pengamat politik UAD ini.

Menurutnya, pesta demokrasi di UAD didominasi oleh mahasiswa kampus 2. Karena terdapat salah satu fakultas yang mayoritas mahasiswa berasal dari organisasi eksternal kampus.

Organisasi-organisasi eksternal kampus adalah ilegal. Mereka bermanifestasi melalui partai-partai mahasiswa untuk menikmati fasilitas kampus, karena memang partai-partai di UAD mendapat lisensi dari kampus” kata Syahrul, Rabu (14/12).

Seperti yang dilansir dalam diskusi rutin tentang politik UAD, Rabu (14/12). Syahrul Menyatakan, tujuan dari politik di UAD adalah menegakkan kebenaran dan keadilan.

Tujuan dari politik di UAD yang diperankan oleh mahasiswa adalah menegakkan kebenaran. Tetapi cara mereka yang salah” ujar Syahrul. 

Mereka tidak membaca situasi dan hanya menuntut. Contohnya saja saat mereka menuntut lahan parkir, sudah dibuatkan tempat parkir tapi dengan percaya diri parkir di luar area parkir UAD. Sedangkan parkir UAD dibiarkan kosong” lanjutnya.

Pesta Demokrasi di UAD terus terlaksana hingga akhir Desember. Dan para pengamat politik UAD semakin gencar dalam melihat situasi politik yang menarik untuk di jadikan sarana analisis mahasiswa tentang pentingnya politik dalam menempati kursi pemerintahan di UAD.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar